“Ada cinta yang membara” katamu.. Yg tak sempat terucapkan.. Menggantung pada langit-langit pikiran dengan aroma manis yg tak mampu menyembunyikannya lebih lama.. Mengendap,, mengintip,, berjingkat turun dari pikirmu.. Mampir pada sebuah lagu yg kemudian menyanyikannya untukku.. Sekali lagi membuat jantungku menari.. Berdegup dan berdegup.. Menggema di khayalku.. “Ada cinta yg membara” katamu.. “Untuk dia”.. Dan [...]
Filed under: suicide | Leave a Comment »



