.. dandelion ..

“aku ingin keliling dunia” “satu putaran penuh” “sebelum akhirnya kembali padamu” Begitu katanya. Aku cuma tersenyum. Bangga dengan mimpinya yang adventurous. Sekedar minta oleh-oleh dan foto-foto hasil perjalanan. Dan kembali sibuk dengan rutinitasku. Browsing- browsing internet dan memandang jam yang tidak kunjung mendekati angka 5. . aku ingin liburan . Perjalananku semarang 2 pekan lalu [...]

.. unspoken ..

Sebuah pesta pemakaman. Kata pesta lebih tepat karena banyaknya gelas anggur  yang kuteguk. Mungkin setelah mabuk nanti aku mulai berani berjoget di atas meja makan agar suasan tidak lagi muram. Semua serba hitam, bahkan langit pun hitam, menyesuaikan tema dengan acara. Keluarga jenazah menangis dibalik kacamata hitam mereka. Terisak-isak dengan bahu naik turun membuat irama. [...]

.. Orange Blossom ..

Hari minggu dengan kepenatan yang melunak. Riuh burung-burung bernyanyi dan bunyi kepakan yang riang di udara. The orange blossoms are white and extremely fragrant. Aku berdiri dengan malasnya di salah satu sudut terdalam taman kota yang sejuk.  Sedikit jauh dari asap-asap kendaraan yang sering menyesakan. Sedikit terasing dari beton-beton kaca yang menjulang rimbun. Sedikit sepi. [...]

.. lost and found ..

Suara bising lalu lintas. Bau air comberan dari sela-sela saluran air kota. Satu botol coca cola dingin di tangan kiri dan peta jalur MTR di tangan kanan. Keringat menari-nari di tengkuk dan dahi, membasahi umpatan-umpatan yang tertahan. aah, what the hell, like they’ll understand what I mean. . Brengseek.!! Setelah berjalan 3 blok dari hotel, [...]

.. erros ..

Aku seperti mengenal aroma ini. Asap rokok dan harum biji kopi yang baru disangrai. Terik matahari yang menyelinap dibalik tembok-tembok beton yang kaku. Sepeda yang dikayuh dan kaki-kaki yang membawa pemiliknya bersenda gurau di sepanjang jalan. Aku seperti pernah berada di sini sebelumnya. Tersesat setelah sebelumnya berniat pergi ke Toko Kamera di dekat Kota Lama. [...]

.. dream-eater ..

8 gelas kopi, dan terus menghitung. jam mengoceh mengambil alih perhatianku dari tivi yang silau. pukul 11 malam. masih sore ternyata. saat mata kembali ke layar, sebuah iklan sedang ditayangkan. seorang pemuda yang bertubuh gempal ditolak cinta oleh kekasihnya. menyedihkan bagaimana media membentuk paradigma para penontonnya. seorang pria harus bertubuh atletis, bergigi putih rapih sebagai [...]

.. Desember Kelabu ..

Derap langkah sepatu wanita yang semakin menjauh. Bunyi bel yang terdengar saat pintu cafe terbuka. Klakson mobil dan deru motor selewat. Semburan steamer kopi. Kepulan asap yang disusul desisan bara rokok dan puntungnya di tempat sampah. Harum tipis kayu manis. Seorang pembawa berita dengan setengah badan terendam air meliput bencana banjir, terlihat di layar TV. [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.