.. bathrooms symphonies ..

 

Kalau hidup saya adalah sebuah film,  saya ibaratkan diri saya sebagai seorang gadis dari masa depan terperangkap di abad ke 21 dengan ingatan yang hilang. Dengan nuansa dark-suspense thriller bertegangan tinggi mewarnai alur perjalanannya. saya (dengan pedenya) membayangkan diri saya seperti Leighton Meester dengan rambut ikal, mata besar, dann wajah kecutnya, menghadapi setiap kejadian-kejadian memingungkan yang muncul dengan sikap was-was dan impulsif. hingga pada titik klimaks film/hidup saya, saya duduk santai di ruang tamu rumah dan memandang keluar jendela menyaksikan suatu hal yang luar biasa sedang terjadi, dilatari musik dari Roman Foot Soldiers.

cool!

2 Responses

  1. hayoo,, siapaa coba mii.??

    ahaha..

    sssttth..
    maluu aah..
    :) )..

  2. huwmm.. buat siapaa yaaa?
    ahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.