Kalau hidup saya adalah sebuah film, saya ibaratkan diri saya sebagai seorang gadis dari masa depan terperangkap di abad ke 21 dengan ingatan yang hilang. Dengan nuansa dark-suspense thriller bertegangan tinggi mewarnai alur perjalanannya. saya (dengan pedenya) membayangkan diri saya seperti Leighton Meester dengan rambut ikal, mata besar, dann wajah kecutnya, menghadapi setiap kejadian-kejadian memingungkan yang muncul dengan sikap was-was dan impulsif. hingga pada titik klimaks film/hidup saya, saya duduk santai di ruang tamu rumah dan memandang keluar jendela menyaksikan suatu hal yang luar biasa sedang terjadi, dilatari musik dari Roman Foot Soldiers.
cool!





hayoo,, siapaa coba mii.??
ahaha..
sssttth..
)..
maluu aah..
huwmm.. buat siapaa yaaa?
ahaha..